Coba Berhenti Sekali Aja

Image
Tidak Ada batasan I Have my Own Timeline And You Have Yours di umur yang sekarang, seberapa sering ngebandingin hidup sendiri sama kehidupan orang lain? mau sampai kapan kita terus terperangkap dalam jebakan-jebakan hubungan sosial macam ini ga capek, selalu menjadi variabel dependen dalam penelitian kuantitatif untuk dibeberkan perbandingan-perbandingannya? Please STOP! kita lahir di waktu dan tempat yang berbeda kelak, kita mati di waktu dan tempat yang berbeda pula kalo sama? its just a part of the art of life soal proses, kita punya cara dan jalan masing-masing Ketika ada yang sukses dan ingin mencapai titik kesuksesan yang sama, kita berada pada titik start yang berbeda, maka prosesnya juga beda, step by stepnya, mile stonenya, and others Menjalani hidup sebagai orang dewasa memang tidak mudah, lebih mudah melihat orang lain daripada menjalani kehidupan sendiri, rasanya. Tulisan ini masih akan berlanjut, I'll be back for my self and you can read it or share to others

Menjadi Wanita Berprestasi

Menjadi wanita berprestasi

Siapa sih wanita yang tidak mau punya prestasi?
Tentu saja, saya apalagi. Kamu juga harus!

kita semua harus berprestasi

Yang namanya hasil tidak akan pernah menghkianati proses, dan proses harus lebih besar demi hasil yang baik. Saya selalu ingetin diri ini kalo kita mau sukses ya harus mau juga menderita, menurut saya itu udah jalan yang searah, gak bisa dipisahin.

Ada banyak wanita berprestasi yang memberikan kontribusi yang luar biasa bagi dunia ini, saya pengen banget suatu hari nanti bisa lebih dari mereka. Wah, lebih ya, iya atuh harus punya mimpi yang besar kalo pengen jadi luarbiasa. Kalopun jatuh, ya jatuh diantara bintang-bintang.

Tak jarang wanita Indonesia juga menjadi tokoh publik yang sangat berpengaruh. Ibu Sri Mulyani Indrawati misalnya yang baru aja di Dubai, Uni Emirat Arab mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) dalam acara World Goverment Summit.

Dalam hal fashion design ada Dian Pelangi, yang cewek-cewek siapa sih yang gak kenal perempuan yang satu ini, hasil karyanya sangat luarbiasa. Dian pelangi mendapatkan penghargaan kategori industri kreatif dari salah satu partai besar di Indonesia.

Di indonesia sendiri masih banyak lagi wanita hebat-zaman now-yang sangat saya kagumi, seperti ibu Susi Pudjiastuti, Bunda Asma Nadia, Anggun, Liliana Natsir, Diajeng Lestari dan Rini Sugianto.

Ada yang tahu Malal Yousafzai, wah pokoknya saya ngiri banget ama dia ( iri sama orang yang bisa berbuat baik kan boleh ya, selama itu dalam hal berlomba-lomba dalam kebaikan) alasannya adalah karena dia ini kalo menurut saya sih ya seperti Kartini Indonesia, tapi doi ini kartini di negara asalnya Pakistan dan kemudian dia juga berkeliling dunia untuk memberikan kesamaan hak bagi wanita khususnya.

Yang bikin saya kagum sama Malala ini adalah karena dia ini tidak pernah berhenti menyuarakan pendidikan yang setara, bahkan setelah dirinya ditembak di bagian kepala dan leher, justru setelah itu dia malah bilang kalo dirinya justru tidak takut dan menjadi semakin berani.

Hal lain yang membuat saya iri sama dia ini adalah karena kita ini ternyata masih seumuran, tapi dia sudah bisa berpikir jauh daripada saya, dia ini anti main hp, alaah saya mah mana bisa. Terus sejarah mencatat bahwa Malala adalah penerima Nobel Perdamaian termuda, wooww, luarbiasa banget kan yang ini.

Sebagai referensi saya cantumin beberapa penghargaan yang diberikan sama Malala Yousafzai, sumbernya saya dapet dari Google

1.Penghargaan Nobel untuk perdamaian 2014
2.National Malala Peace Prize 2011
3.Penghargaan Sakharov 2013
4.Goodreads Choise Award untuk Memoir & Authobiography 2013
5.Simone de Beauvoir Prize 2013
6.Penghargaan HAM PBB 2013
7.Penghargaan Duta Nurani 2013
8.Mother Teresa Awards 2012
9.Glamour Award for the Girl’s Hero 2013
10.Shorty Award for Teen Hero 2015

Hal itu juga yang terus menjadi pertanyaan buat saya.
Kalo Malala aja bisa kenapa saya enggak??
Harus bisa dong, setidaknya mimpi saya harus bisa lebih besar dari dia meskipun kedepan kita gak tau seperti apa.

Dari beberapa tokoh perempuan lain yang saya kenal, masih banyak sih yang bisa mengispirasi kita untuk bisa menjadi wanita berprestasi. Setidaknya berprestasi untuk menjadi ibu dan istri yang baik adalah prestasi yang sangat luarbiasa karena itulah peran terpenting dalam hidup seorang wanita.

Saya sangat bersyukur sama Allah SWT. Karena semakin kesini saya dipertemukan yaa diperkenalkan lah ya sama wanita-wanita luarbiasa menurut saya dan kita semua pastinya yang bisa merubah pola pikir, terus mendewasakan diri dan berpikir lebih matang lagi.

Dari kehidupan orang lain kita bisa belajar bagaimana sebuah lingkungan bisa merubah pemikiran dan prilaku seseorang, pendidikan menjadi dasar dalam perubahan itu dan tentunya ada kemauan yang besar dalam diri itu sendiri.

Sekalipun udah tahu, tapi kalo gak mau dan enggan untuk beraksi ya sampe kapanpun hidup ini gabisa berubah. Gitu-gitu aja, flat.

Saya mau dan siap buat jadi wanita berprestasi yang kelak memberikan kontribusi buat Indonesia dan Dunia, dunia akhirat. Aamiin,, do’ain yaa

So how about you guys?

Comments

  1. Makin interest nih aku ๐Ÿ˜…

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah makasih ya, semoga yang aku sampaikan bermanfaat

      Delete
  2. Replies
    1. Aamiin, share ke teman-temanmu yaa๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š biar saling mengingatkan

      Delete
  3. assalamualikum kk..
    mw nny t kn yg d beasiswa ad persyaratan yg nmny surat motivasi.
    jd g mn t kk contoh surat motivasiny sy krng phm kk......
    mhon respony ya kk.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wa'alaikumussalam
      contohnya banyak banget di gugel, kamu bisa liat dan baca
      kalo isinya setiap orang tentu berbeda motivasinya, bentuknya sederhana seperti essay tapi ingat isinya yang penting, harus bermakna.
      masih banyak di internet referensi yang bisa kamu temukan, semakin banyak kamu berusaha semakin banyak pula kegagalan yang bisa terjadi, itu artinya di sana ada peluang untuk berhasil. semoga sukses yaa unknown

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Resensi Buku | Aku Mendengarmu, Istanbul

Coba Berhenti Sekali Aja

Writer's Block : Antara Kenyataan dan Pembenaran [ sebuah pengakuan dosa ]